Review
Definisi
Luka bakar merupakan kerusakan jaringan yang dapat disebabkan oleh suhu, listrik, friksi, bahan kimia, dan radiasi. Luka bakar yang disebabkan oleh perubahan suhu (thermal burn) dapat memicu mediator-mediator inflamasi, yang kemudian dapat berkembang menjadi Systemic Inflammatory Response Syndrome (SIRS). Pada kondisi berat, SIRS dapat menjadi Multiple Organ Dysfunction (MODS) dan berujung kematian.
Gejala dan Tanda
- Derajat 1: hanya di epidermis, kemerahan, nyeri +
- Derajat 2A: dermis superfisial, merah, bula tegang, nyeri ++
- Derajat 2B: sebagian dermis, pucat, bula kendur, nyeri +
- Derajat 3: subdermis (bisa mencapai otot dan tulang), eskar +, tidak nyeri, hitam, kering
Luas Luka Bakar
Rule of Nine
Penunjang
- Lab Pre Operasi:
- Darah lengkap
- SGPT, SGOT
- Ureum, Creatinin
- Elektrolit
- Golongan darah
- Albumin
- Urinalisis
- Foto Thorax
- EKG
Tatalaksana
Primary Survey ABCDE
- Airway and C-Spine Control → intubasi mungkin dibutuhkan
- Breathing → oksigenasi target SpO2 94% - 98% dengan pemberian 10 lpm menggunakan non rebreathing mask
- Circulation and Bleeding Control → pasang IV line NaCl 0,9%
- Disability (Neurological Assessment):
- Refleks Pupil
- Isokor / anisokor
- Skor GCS
- Exposure
- Pada Prakteknya, dibeberapa tempat menggunakan daun pisang sebagai alas tambahan
- Cairan (Rumus Baxter / Parkland):
- Untuk luka bakar > 15% dan derajat 2 hingga 3
- Luka bakar > 50% dianggap LB% nya 50%
- Dewasa: Infus RL 4cc/KgBB/LB% → hasilnya dibagi 2
- ½ diberikan dalam 8 jam pertama
- ½ sisanya diberikan dalam 16 jam berikutnya
- Anak: Infus RL : Dextran = 17 : 3 → 2cc/KgBB/LB% + kebutuhan faali
- Kebutuhan faali:
- < 1 tahun = BB x 100 cc
- 1 - 3 tahun = BB x 75 cc
- 3 - 5 tahun = BB x 50 cc
- Kebutuhan faali:
- Pasang DC, pantau urin output:
- Dewasa: 0,5 cc/KgBB/jam
- Anak: 1 cc/KgBB/jam
- Rawat luka:
- Luka di irigasi dan debridement
- Desinfeksi dengan savlon 1 : 30
- Tutup dengan tulle
- Berikan krim silver sulfadiazine 1%
- Balut luka dengan kasa steril
- Pada pasien yang dicurigai mengalami cedera inhalasi, kadar karboksihemoglobin harus diperiksa. Pasien harus diberikan oksigen aliran tinggi sampai keracunan karbon monoksida dapat dieksklusi.
- Apabila ada indikasi, eskarotomi mungkin diperlukan, misalnya pada kasus dimana luka bakar menyebabkan sindrom kompartemen.
- Bula yang telah ruptur dibersihkan hingga tidak ada jaringan tersisa. Untuk bula yang belum ruptur, dapat dipecahkan ataupun cairan bulanya diaspirasi.
- Konsul Sp.B → OP debridement
Hitung Dosis
Akses Kalkulator Dosis Pediatri [ Klik Disini ]