NaxaLWR9MaBcNaB4LGpcMqx4yTUfATofA6YbyaV=
Stable Angina Pectoris

Stable Angina Pectoris

Review
Definisi
Sindrom klinis berupa serangan nyeri dada yang khas:
  • Tidak bisa ditunjuk dengan jelas lokasinya (hanya mengatakan di area dada kiri / dada tengah)
  • Rasa sakit seperti ditekan atau terasa berat di dada (bukan sesak)
  • Menjalar ke lengan kiri, rahang, leher, tembus ke punggung
  • Pada stable angina → gejala timbul ketika aktivitas dan menghilang dengan istirahat
  • Lama nyeri < 10 menit (terkadang subjektif / pasien lupa / tidak memperhatikan)
  • Dapat disertai gejala somatis lain → keringat dingin, mual, muntah, sesak, dan pucat
  • Lihat PF di OSCE Guide Kuliah Pagi [ Klik Disini ]

Angina pectoris merupakan tanda klinis pertama pada sekitar 50% pasien yang mengalami penyakit jantung koroner.

Faktor Risiko

Modifiable (Dapat Diubah):

  • Hipertensi
  • Rokok
  • Alkohol
  • Diabetes mellitus
  • Dislipidemia
  • Obesitas
  • Diet tinggi lemak
  • Aktivitas fisik yang kurang
  • Stres psikologis

Non Modifiable (Tidak Dapat Diubah):

  • Usia > 45 tahun (pria) dan > 55 tahun (wanita)
  • Wanita post menopause
  • Laki-laki > wanita
  • Riwayat keluarga
Diagnosis Banding
Keluhan angina terkadang hampir mirip dengan GERD dan gastritis. Perlu kehati-hatian dalam komunikasi dengan pasien untuk menghindari miskomunikasi. Pastikan pasien mengerti mengenai apa yang kita tanyakan (lakukan konfirmasi).
Penunjang
  • EKG (pada stable angina) → normal
  • Enzim jantung (pada stable angina) → normal
  • Rujuk untuk Treadmill Test oleh Sp.JP (saat tidak serangan)
Edukasi
  • Jelaskan kondisi pasien kepada keluarga.
  • Hentikan konsumsi rokok dan alkohol.
  • Terapkan diet rendah lemak.
  • Lakukan kontrol rutin (jika ada penyakit penyerta seperti hipertensi atau diabetes mellitus).
Tatalaksana
Saat Serangan (IGD)
  • Tirah baring
  • Oksigen 4 lpm
  • Pasang IV line
  • Pasang BSM (Beri Sublingual Medis, jika diperlukan)
  • Pasang EKG
  • ISDN 1 x 5 mg sublingual (Bisa diulang maksimal 3 kali, interval 5 menit)
    Kontraindikasi: TDS < 100 mmHg, Bradikardi, Penggunaan sildenafil dalam 24 jam.
  • Aspirin 160 mg - 320 mg PO (2 tab - 4 tab)
  • Clopidogrel 300 mg PO (4 tab)
  • Konsul Sp.JP
Saat Tidak Serangan
  • Aspirin 1 x 80 mg PO (selama 7 hari)
  • Rujuk Sp.JP
Sediaan
  • Isosorbide dinitrate (ISDN) tab sublingual 5 mg
  • Aspirin (asam asetilsalisilat) tab 80 mg
  • Clopidogrel tab 75 mg
Hitung Dosis
Akses Kalkulator Dosis Pediatri [ Klik Disini ]
Note: Only a member of this blog may post a comment.
Contact Us via Whatsapp