NaxaLWR9MaBcNaB4LGpcMqx4yTUfATofA6YbyaV=
Hipertensi Emergensi

Hipertensi Emergensi

Review
Definisi
Krisis hipertensi didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik > 180 mmHg atau diastolik > 120 mmHg.

Jika disertai kerusakan organ target (akut), disebut Hipertensi Emergensi.

HMOD
Kerusakan organ target (HMOD / Hypertension Mediated Organ Damage), ingat BARKH:
  • Brain: Stroke (iskemik/hemoragik), Ensefalopati Hipertensi.
  • Arteries: Diseksi Aorta (Penanganan Khusus).
  • Retina: Retinopati Hipertensi (Grade III/IV), Papil Edem, Ablasio Retina.
  • Kidney: Gagal Ginjal Akut, Hematuri, Proteinuri.
  • Heart: Sindrom Koroner Akut (ACS/SKA), Gagal Jantung Akut (CHF), Edem Paru, Syok Kardiogenik.
Gejala & Tanda
SKRINING HMOD (Penanganan di IGD)
  • Otak: Nyeri kepala hebat, muntah proyektil, bicara pelo, kelemahan/mati rasa, penurunan kesadaran, kaku kuduk, kejang.
  • Mata: Gangguan penglihatan, hasil funduskopi (Grade III/IV). [ Lihat Retinopati Hipertensi ]
  • Jantung: Nyeri dada, sesak, S3 gallop, JVP meningkat, ronchi basah, edem perifer.
  • Ginjal: Oliguria, anuria, hematuri, edem, sesak.
Penunjang
Pemeriksaan untuk mencari HMOD di IGD:
  • BSM dan EKG
  • Rontgen Thorax
  • CT Scan (jika curiga stroke)
  • Lab Fungsi Ginjal (Ureum, Kreatinin)
  • Elektrolit
  • Enzim Jantung (Troponin I)
  • Fungsi Hati (SGPT, SGOT)
Edukasi
  • Jelaskan kondisi pasien dan keluarga bahwa ini adalah kondisi gawat darurat yang memerlukan penanganan segera di ICU/HCU.
Tatalaksana
Prinsip
Konsul Sp.PD
  • Turunkan MAP 20%-25% dalam 1 jam pertama.
  • Target 2-6 jam: TD 160/100 mmHg.
  • Target 24-48 jam: TD < 140/90 mmHg.
  • Pengecualian Stroke Iskemik: TD dibiarkan tinggi, kecuali > 220/120 mmHg (penurunan harus sangat hati-hati). [ Lihat Stroke Iskemik ]
Pilihan Obat (IGD)
Rujuk ke RS dengan fasilitas ICU/HCU

1. HMOD Otak (Neuro), Mata, Ginjal:

  • Pilihan Utama: Nicardipine (Syringe Pump)
  • Dosis Inisial: 5 mcg/kgBB/menit (atau 5 mg/jam).
  • Titrasi: Naikkan 2,5 mg/jam tiap 15 menit sampai target tercapai.
  • Dosis Maksimal: 15 mg/jam.
  • Jika target tercapai, turunkan ke dosis rumatan 3 mg/jam.
  • Kontraindikasi: Stenosis aorta berat, IM 1 bulan terakhir, unstable angina, gagal hati.
  • Mekanisme: Vasodilator arteri, menurunkan afterload.

2. HMOD Jantung (ACS/SKA, Edem Paru) / Paru:

  • Pilihan Utama: Nitroglycerin (NTG) (Syringe Pump)
  • Dosis Inisial: 5 mcg/menit.
  • Titrasi: Naikkan 5 mcg/menit tiap 5 menit.
  • Dosis Maksimal: 20 mcg/menit.
  • Kontraindikasi: Hipovolemi, stroke akut, penggunaan sildenafil/tadalafil (24-48 jam terakhir), infark ventrikel kanan (RV Infarction).
  • Mekanisme: Venodilator, menurunkan preload.
Penanganan Khusus Diseksi Aorta
Wajib Kombinasi: Beta Blocker (Labetalol) + Vasodilator (Nicardipine).
  • Berikan Beta Blocker terlebih dahulu, baru kemudian vasodilator.
  • Nicardipine tanpa Beta Blocker dapat menyebabkan takikardi refleks yang berbahaya.
Pengenceran

Nicardipine (1 amp = 10 mg = 10.000 mcg):

  • 10 mg + 40 ml NaCl 0,9% = 50 ml total
  • Konsentrasi: 200 mcg/ml.
  • Contoh: Dosis 5 mg/jam (5.000 mcg/jam) = 25 ml/jam pada syringe pump.

Nitroglycerin (1 amp = 10 mg = 10.000 mcg):

  • 10 mg + 40 ml NaCl 0,9% = 50 ml total
  • Konsentrasi: 200 mcg/ml.
  • Contoh: Dosis 5 mcg/menit (300 mcg/jam) = 1,5 ml/jam pada syringe pump.
Rumus Syringe Pump Emergency
Sediaan
  • Captopril tab 12,5 mg, 25 mg, 50 mg
  • Amlodipine tab 5 mg, 10 mg
  • Nicardipine amp 1 mg/ml (1 amp = 10 ml)
  • Nitroglycerin amp 1 mg/ml (1 amp = 10 ml)
Hitung Dosis
Akses Kalkulator Dosis Pediatri [ Klik Disini ]
*Krisis hipertensi umumnya pada dewasa, kalkulator untuk anak jarang digunakan dalam kasus ini.
Note: Only a member of this blog may post a comment.
Contact Us via Whatsapp