NaxaLWR9MaBcNaB4LGpcMqx4yTUfATofA6YbyaV=
Myasthenia Gravis

Myasthenia Gravis

REVIEW

Definisi

Merupakan kelainan transmisi neuromuskular primer yang paling sering ditemui. Penyakit ini dipahami sebagai penyakit autoimun yang mengakibatkan gangguan pengantaran impuls pada neuromuscular junction. Gejala yang muncul berupa paralisis, dan kondisi ini semakin parah jika beraktivitas serta menjelang sore/malam hari dan membaik setelah pasien istirahat

Gejala

  • Kelemahan otot seluruh tubuh, dimulai dari otot wajah dan otot-otot yang kecil

  • Kesulitan menelan

  • Bicara pelo

  • Kelemahan otot pernapasan

Tanda

Tes klinis sederhana 

  • Tes wertenberg : memandang objek diatas antara dua bola mata selama >30 detik → positif jika terjadi ptosis

  • Ocular cooling/ice pack : meletakkan ice pack di mata yang ptosis selama 2 menit → ptosis akan membaik


Tes farmakologi 

  • Tes tensilon (edrophonium) : injeksi edrophonium 2 mg i.v dan tunggu 1-3 menit → positif jika ada perbaikan gejala 

Penunjang

  • Antibodi antiMuSK

  • Antibodi AchR-ab

  • Elektrodioagnostik

EDUKASI


  • Jelaskan kondisi pasien

  • Risiko gagal napas (pada kasus myasthenic crisis) → primary survey dan rawat ICU

  • Ditangani oleh Sp.S

TATALAKSANA


  • Konsul Sp.S (jika kasus di IGD)

  • Rujuk Sp.S (jika kasus di klinik)

  • Immunoglobulin intravena (IVIG)

  • Inhibitor Asetilkolinesterase (hati-hati menyebabkan cholinergic crisis → gagal napas akibat overdosis antikolinesterase)

    • Pyridostigmine tab 1 x 60 mg

  • Prednisone mulai dari 5 mg/hari, ditingkatkan hingga 50 mg/hari

Sediaan

  • Pyridostigmine tab 60 mg

  • Prednisone tab 5 mg


Akses Kalkulator Dosis Pediatri [ Klik Disini ]

Note: Only a member of this blog may post a comment.
Contact Us via Whatsapp