REVIEW |
Definisi | Merupakan kelainan transmisi neuromuskular primer yang paling sering ditemui. Penyakit ini dipahami sebagai penyakit autoimun yang mengakibatkan gangguan pengantaran impuls pada neuromuscular junction. Gejala yang muncul berupa paralisis, dan kondisi ini semakin parah jika beraktivitas serta menjelang sore/malam hari dan membaik setelah pasien istirahat |
Gejala | Kelemahan otot seluruh tubuh, dimulai dari otot wajah dan otot-otot yang kecil Kesulitan menelan Bicara pelo Kelemahan otot pernapasan
|
Tanda | Tes klinis sederhana Tes wertenberg : memandang objek diatas antara dua bola mata selama >30 detik → positif jika terjadi ptosis Ocular cooling/ice pack : meletakkan ice pack di mata yang ptosis selama 2 menit → ptosis akan membaik
Tes farmakologi |
Penunjang | Antibodi antiMuSK Antibodi AchR-ab Elektrodioagnostik
|
EDUKASI |
 | |
TATALAKSANA |
| Konsul Sp.S (jika kasus di IGD) Rujuk Sp.S (jika kasus di klinik) Immunoglobulin intravena (IVIG) Inhibitor Asetilkolinesterase (hati-hati menyebabkan cholinergic crisis → gagal napas akibat overdosis antikolinesterase) Prednisone mulai dari 5 mg/hari, ditingkatkan hingga 50 mg/hari
|
Sediaan | Pyridostigmine tab 60 mg Prednisone tab 5 mg
|
| Akses Kalkulator Dosis Pediatri [ Klik Disini ] |