REVIEW | |
Definisi | Gangguan tidur non organik dibagi menjadi :
Early insomnia / sleep onset insomnia / initial insomnia adalah kondisi gangguan tidur berupa kesulitan dalam memulai tidur, minimal terjadi 3 kali seminggu selama minimal 1 bulan Early insomnia sering berkaitan dengan kondisi kecemasan (faktor psikis), namun juga bisa dikarenakan oleh kondisi penyakit fisik dan ada pula yang disebabkan oleh efek withdrawal dari penyalahgunaan napza dan konsumsi alkohol |
Faktor predisposisi |
|
Tanda |
|
EDUKASI | |
| |
TATALAKSANA | |
Pada tatalaksana insomnia sebaiknya mengedepankan terapi non farmakologi, seperti sleep hygiene, relaksasi, terapi kognitif, dan merubah gaya hidup . Terapi farmakologis digunakan dalam jangka waktu yang singkat dan sebagia terapi tambahan untuk terapi non farmakologis Faktor penyebab insomnia harus betul-betul digali, jika mengarah kepada insomnia akibat gangguan cemas dapat diberikan benzodiazepin → merupakan psikotropika golongan IV yang memiliki efek antianxietas, sedasi, antikonvulsan dan pelemas otot Golongan benzodiazepin
Untuk penggunaan antihistamin yang memiliki efek sedasi, studi terbaru menunjukkan bahwa antihistamin tidak disarankan digunakan untuk tatalaksana insomnia. Hal ini berkaitan dengan toleransinya yang cukup cepat terjadi dan efek samping yang dapat membahayakan | |
Sediaan | Alprazolam tab 0,25 mg, tab 0,5 mg, tab 1 mg Lorazepam tablet 0,5 mg, 1 mg dan 2 mg, |
Akses Kalkulator Dosis Pediatri [ Klik Disini ] | |