NaxaLWR9MaBcNaB4LGpcMqx4yTUfATofA6YbyaV=
Low Back Pain (LBP) et causa Hernia Nucleus Pulposus (HNP)

Low Back Pain (LBP) et causa Hernia Nucleus Pulposus (HNP)

 

REVIEW

Definisi

Merupakan kondisi keluarnya nukleus dari diskus melalui robekan anulus fibrosus hingga dapat menekan medula spinalis atau menekan radiks saraf sehingga menimbulkan nyeri. Lokasi HNP dapat terjadi dimanapun sepanjang vertebra, namun paling sering diarea lumbal, terjadinya HNP dapat dikarenakan faktor degeneratif (usia, rokok), dan trauma derajat sedang yang berulang.


Tanda Bahaya (Red Flag) Nyeri Punggung Bawah (TUNAFISH)

  • Trauma → mungkin fraktur 

  • Unexplained Weight Loss → mungkin keganasan

  • Neurologic Defisit (inkontinensia, sindrom kauda ekuina)

  • Age ( > 55 tahun )

  • Fever

  • Immunocompromised, Intravenous Drug Use

  • Steroid Use

  • Histroy of HIV, Tuberculosis, Cancer

Gejala 

  • Nyeri punggung menjalar

  • Kekakuan otot atau ketegangan otot

  • Kelemahan otot

Tanda

  • HNP Cervical

  • Lhermitte (+)

  • Nafziger (+)

  • HNP Lumbal

  • Laseque (+)

  • Patrick (+) 

  • Laseque dipertajam :

  • Bragard (+)

  • Sigard (+) 

Penunjang

  • MRI → gold standart



  • Derajat HNP

    • Disc degeneration : terjadi perubahan komposisi anulus sehingga apabila ada beban nukleus akan menonjol dengan anulus masih intak, dan belum terjadi herniasi

    • Prolapse / Bulging Disc / Protrusion Disc : terjadi penonjolan nukleus dan anulus serta ligamen longitudinal

    • Extursion : terjadi ruptur anulus fibrosus, sehingga nukleus keluar dari diskus, tetapi ligamen longitudinal posterior masih intak

    • Sequestration / Sequestreted Disc : telah terjadi ruptur ligamen longitudinal posterior, sehingga nukleus keluar melewati celah ligamen menuju ke kanalis spinalis

EDUKASI


  • Tidak boleh angkat-angkat berat

  • Ajarkan cara mengambil barang dengan benar (tidak membungkuk)

  • Jangan duduk terlalu lama

  • Menurunkan berat badan → target IMT normal

  • Olahraga memperkuat dan menstabilisasi otot → konsul Sp.KO

  • Edukasi perlunya fisioterapi → rujuk ke Sp.KFR

  • Edukasi untuk di rujuk ke Sp.S 

TATALAKSANA


Konservatif

Terapi ini masih dapat dilakukan pada pasien yang tidak ada keluhan berkemih (masih bisa mengkontrol buang air kecil), dapat melakukan aktivitas sehar-hari, dan masih dapat berjalan. → istirahat dan fisioterapi serta beberapa obat simptomatik

  • Ibuprofen tab 3 x 400 mg PO 7 hari

  • Eperisone tab 3 x 50 mg PO 7 hari

  • Fisioterapi diatermi dan korset lumbal


Operatif 

Setelah menjalani terapi konservatif selama 4 minggu belum ada perbaikan, nyeri menetap, defisti neurologis, sindrom kauda ekuina → Edukasi perlunya tindakan operatif

Sediaan

Ibuprofen tab 400 mg

Eperisone tab 50 mg


Akses Kalkulator Dosis Pediatri [ Klik Disini ]

Note: Only a member of this blog may post a comment.
Contact Us via Whatsapp