REVIEW |
Definisi | Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) merupakan inflamasi kronis yang menyebabkan lumen salruan napas menjadi sempit dan mengurangi kemampuan recoil paru
Sebelum mendiagnosis PPOK, dokter harus menyingkirkan kemungkinan pneumonia, yaitu adanya demam, batuk, dan sesak (trias pneumonia)
Nilai normal spirometri (baca penjelasan spirometri disini) - FVC : > 80%
- FEV1 : > 80%
- FEV1/FVC : > 70%
Pada penyakit obstruksi (baik PPOK maupun asma), maka FVC normal, untuk FEV1 dan FEV1/FVC yang turun
- Bronkitis kronis : peningkatan corakan bronkovaskular, batuk, sesak
- Emfisema pulmonum : ICS melebar, barrel chest, pursed lips breathing, sesak
Manifestasi PPOK Eksaserbasi (PPOK Perburukan) / Cardinal Symptoms - Sesak (dyspneu)
- Batuk
- Mengi (wheezing)
- Produksi dahak meningkat
- Konsistensi dan warna dahak (purulen)
Lihat PF di OSCE Guide Kulaih Pagi [ Klik Disini ] |
Klasifikasi GOLD 2023 (dari riwayat eksaserbasi dan skor mMRC) | - mMRC Grade 2 : berjalan lambat dibanding teman sebaya karena sesak atau harus berhenti untuk mengambil napas ketika berjalan di tangga
Obat Pulang : Tatalaksana Maintenance / Tatalaksana PPOK Stabil
PPOK Grup A - Tatalaksana gunakan 1 jenis bronkodilator (LABA seperti formoterol atau SABA seperti salbutamol)
PPOK Grup B - Tatalaksana gunakan LABA (formoterol) + LAMA (umeclidinium atau tiotropium atau aclidinium)
PPOK Grup E - Tatalaksana gunakan LABA (formoterol) + LAMA (umeclidinium atau tiotropium atau aclidinium)
- + kortikosteroid inhalasi jika eosinofil > 300
Obat Pulang : Tatalaksana Maintenance / Tatalaksana PPOK Stabil (penjabaran dari gambar pertama) |
Penunjang | X foto thorax AP Spirometri (kondisi stabil, setting di poli), hasil spirometri FEV1 post bronkodilator (sesudah) dibandingkan FEV1 pre bronkodilator (sebelum), peningkatannya < 12% (irreversibel)
|
EDUKASI |

| Istirahat yang cukup Hindari asap rokok, jika merokok maka stop merokok Hindari asap dari dapur, terutama jika memasak menggunakan kayu bakar Hindari asap kendaraan, gunakan masker ketika berada diluar Hindari makan dan minum yang terlalu dingin maupun terlalu panas Jaga hygiene mulut → gosok gigi saat mandi, setelah makan dan sebelum tidur
|
TATALAKSANA |
Klasifikasi Eksaserbasi PPOK (GOLD 2023) |
Perhatikan - Respiratory Rate
- Heart Rate
- SpO2
- Hasil AGD / BGA (adakah asidosis dan hiperkapnia)
|
Tatalaksana PPOK Eksaserbasi Dewasa |
Tatalaksana PPOK Eksaserbasi (Akut/Serangan/Tidak Stabil) - Target SpO2 : 88% - 92%
- PPOK Eksaserbasi
- Ringan : rawat jalan (CURB 0-1)
- Sedang : pertimbangkan rawat inap bangsal (CURB 2)
- Berat : rawat inap ICU (CURB > 3)
- Berdasarkan gambar diatas, PPOK eksaserbasi ringan hanya diberi SABA/SAMA, namun jika dahak berubah warna (hijau/kuning) walaupun PPOK eksaserbasi ringan, tetap pertimbangkan antibiotik
- PPOK Eksaserbasi
- Salbutamol inhalasi (SABA)
- Ipatropium bromide inhalasi (SAMA), meskipun gambar diatas menulis SABA "atau" SAMA, namun pada prakteknya SABA + SAMA
- Berdasarkan gambar diatas, kortikosteroid diberikan saat PPOK eksaserbasi derajat sedang dan berat. Kortikosteroid sistemik seperti methylprednisolone 32mg per 24 jam PO selama 5 hari (methylprednisolone tab 16mg sebanyak 2 tab)
- Untuk kortikosteroid dosis tinggi seperti diatas, harus dalam pengawasan (rawat inap) dan perlu tapering off, jika pasien rawat jalan gunakan dosis biasa methylprednisolone 3 x 4mg
- Levofloxacine 1 x 500 mg PO 7 hari, mayoritas eksaserbasi pada PPOK disebabkan oleh infeksi "bakteri" (dahak kuning/hijau), sehingga perlu pemberian antibiotik
- Mukolitik
- N-asetilsistein 3 x 200 mg atau
- Ambroxol 3 x 30mg
Contoh Penulisan Resep (Rawat Jalan)
R/ levofloxacine 500mg tab no.VII S 1 dd tab I _______________________
R/ ambroxol 30mg tab no.X S 3 dd tab I _______________________
R/ methylprednisolone 4mg tab no.X S 3 dd tab I _______________________
R/ salbutamol 2mg tab no.X S 3 dd tab I
Contoh Penulisan Resep (Rawat Inap)
R/ levofloxacine 750mg/150ml fl no.III S i.m.m _______________________
R/ ambroxol 30mg tab no.X S 3 dd tab I p.c _______________________
R/ methylprednisolone 4mg tab no.X S 3 dd tab I p.c _______________________
R/ salbutamol 3mg/2,5ml nebule vial no.III S i.m.m _______________________
R/ ipatropium bromide 0,5mg/2,5ml nebule vial no.III S i.m.m _______________________
|
Sediaan | Salbutamol Methylprednisolone Salmaterol Formoterol Ipatoprium bromide Tiotropium Aclidinium Azithromycin Ciprofloxacine Levofloxacine N-asetilsistein Guaifenesin Guaiacolat |
Hitung Dosis | Akses Kalkulator Dosis Pediatri [ Klik Disini ] |