NaxaLWR9MaBcNaB4LGpcMqx4yTUfATofA6YbyaV=
Toxoplasmosis

Toxoplasmosis

 Tools Untuk Bantu Kamu Survive Kuliah di FK [Klik Disini]

REVIEW

Definisi

Toxoplasmosis merupakan infeksi protozoa Toxoplasma gondii yang secara umum dapat menyerang sistem saraf pusat, retina, otot jantung dan otot rangka. Penularan pada janin terjadi secara vertikal (penularan dari ibu ke janin yang melewati sawar plasenta)


Toxoplasmosis kongenital pada umumnya tidak menimbulkan gejala atau subklinis pada sekitar 75% bayi baru lahir yang terinfeksi. Semakin awal awitan infeksi dari Ibu (trimester pertama), semakin berat gejala toxoplasmosis kongenital yang akan timbul. Kematian janin dapat terjadi saat kehamilan sehingga menimbulkan aborsi spontan, kelahiran prematur atau lahir mati

Gejala dan Tanda

Pada pasien imunokompeten dengan toxoplasmosis sering tidak memiliki gejala atau hanya gejala ringan dan nonspesifik (flu-like symptoms) seperti demam, pembesaran kelenjar getah bening, nyeri otot, leher kaku, nyeri menelan atau sakit perut

Penunjang

  • Tes darah (TORCH) → IgM dan IgG Toxoplasma

EDUKASI

  • Daging/unggas harus dimasak hingga matang

  • Buah dan sayuran harus dikupas atau dicuci bersih sebelum dimakan

  • Talenan, piring, alat masak terkait, dan tangan harus selalu dicuci dengan air hangat dan sabun setelah kontak dengan daging mentah, unggas, makanan laut, atau buah-buahan atau sayuran yang tidak dicuci

  • Wanita hamil harus mengenakan sarung tangan saat berkontak dengan tanah atau pasir

  • Wanita hamil harus menghindari membersihkan kotoran kucing

TATALAKSANA

Dosis Ibu Hamil

Spiramisin 3 x 1 gram (jika usia kehamilan < 18 minggu)


Konsumsi spiramisin dilanjutkan sampai pada usia kehamilan 18 minggu (sampai nanti hasil pemeriksaan cairan ketuban dianalisis menggunakan PCR untuk mengetahui apakah terjadi penularan vertikal)


Jika tidak terjadi penularan, spiramycin dapat dilanjutkan hingga kehamilan cukup bulan. 


Jika janin terinfeksi atau ibu terinfeksi ketika usia kehamilan > 18 minggu, pirimethamine dan sulfadiazine serta leucovorin digunakan. Pirimethamine adalah teratogen kuat dan tidak boleh digunakan selama trimester pertama dan awal trimester kedua

  • Pirimetamin dosis 25 mg per hari, dan

  • Sulfadiazine dosis 4 g/hari dibagi dalam 4 kali pemberian, dan

  • Leucovorin (kalsium folinat) dengan dosis 10 - 25 mg/hari

Rujukan dilakukan bagi mereka dengan keterlibatan organ mata dan susunan saraf pusat agar pengobatan dapat segera diberikan untuk mencegah kerusakan organ lebih lanjut. Individu dengan faktor risiko seperti imunokompromais, ibu hamil dan bayi baru lahir dari ibu terinfeksi toksoplasma juga perlu ditindaklanjuti dengan spesialis 

Dosis Dewasa (bukan ibu hamil)

Penanganan toxoplasmosis berupa terapi medikamentosa hanya diberikan pada pasien imunokompeten yang bergejala, pasien imunokompromais, dan anak < 5 tahun - @obat.pedia -


Terapi umumnya diberikan selama 6 minggu dengan kombinasi pirimetamin dan sulfadiazine disertai terapi suportif asam folinik seperti kalsium folinat untuk mencegah depresi sumsum tulang dan toksisitas hematologi dari pirimetamin - @obat.pedia -

  • Pirimetamin dosis awal 100 mg pada hari pertama, dilanjutkan dengan dosis 25-50 mg per hari, dan

  • Sulfadiazine dosis awal 2 - 4 g/hari untuk 2 hari pertama, dilanjutkan dengan dosis 4 kali 500 - 1000 mg dalam sehari, dan

  • Leucovorin (kalsium folinat) dengan dosis 25 - 50 mg/hari

Sediaan

Spiramisin tab 500 mg


Akses Kalkulator Dosis Pediatri [ Klik Disini ]

Tools Untuk Bantu Kamu Survive Kuliah di FK [Klik Disini]
Note: Only a member of this blog may post a comment.
Contact Us via Whatsapp