Tools Untuk Bantu Kamu Survive Kuliah di FK [Klik Disini]
REVIEW |
Definisi | Refluks akibat inkompetensi lower esophageal sphincter (LES) |
Gejala | Rasa panas terbakar di dada, naik ke leher hingga terasa pahit di mulut → muncul biasanya setelah makan dengan porsi besar atau saat posisi tidur, sering terjadi pada malam hari GERD + alarm simptom (red flag) → wajib endoskopi
|
Penunjang | |
EDUKASI |

| 2 jam sebelum tidur jangan makan Target IMT normal Tinggikan posisi kepala 15 cm saat tidur Hindari makan sampai terlalu kenyang Jangan minum alkohol, kopi, teh Jangan merokok Jangan konsumsi yang asam (kecut), pedas, santan, panas Batasi konsumsi obat anti nyeri (NSAID) dan kortikosteroid Batasi konsumsi makanan berlemak Makan tepat waktu Makan dengan porsi sedikit namun lebih sering Jangan begadang, cukup istirahat
|
TATALAKSANA |
| Kuisioner GERD-Q PPI test omeprazole dosis ganda → 2 x 20 mg PO 14 hari Setelah 14 hari → PPI dihentikan → keluhan kembali muncul → positif GERD Lanjutkan terapi PPI omeprazole 1 x 20 mg PO 14 hari → kontrol membaik → lanjut 14 hari lagi → membaik → stop , namun jika tidak membaik setelah terapi diatas (4 minggu) → endoskopi Jika setelah terapi diatas (4 minggu) membaik, maka stop, namun jika terjadi relapse (kambuh) → terapi dengan PPI kembali 1 x 20 mg ( selama 2 x 14 hari) → jika ada alarm simptom → endoskopi

* PPI dikosumsi 15 menit sebelum makan * Second line setelah PPI dapat menggunakan H2RA yaitu ranitidine 2 x 150 mg PO 14 hari |
Komplikasi | |
Sediaan | PPI (First Line) H2RA / AH2 (Second Line)
|
| Akses Kalkulator Dosis Pediatri [ Klik Disini ] |
Tools Untuk Bantu Kamu Survive Kuliah di FK [Klik Disini]