NaxaLWR9MaBcNaB4LGpcMqx4yTUfATofA6YbyaV=
Dislipidemia

Dislipidemia

 Tools Untuk Bantu Kamu Survive Kuliah di FK [Klik Disini]

REVIEW

Definisi

Kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan tidak normalnya kadar satu atau lebih fraksi lipid dalam darah. 

Gejala dan tanda

  • Asimptomatik → ditemukan melalui pemeriksaan MCU

Penunjang

  • Nilai abnormal

    • Kolesterol total > 200

    • Trigliserid > 200

    • LDL > 160

    • HDL < 40

Faktor Risiko

  • Pria usia > 45 tahun dan wanita usia > 55 tahun

  • Riwayat keluarga dengan PJK

  • TD > 140/90 atau sedang dalam terapi antihipertensi

  • HDL rendah < 40 

  • Perokok

Kategori

  • Kategori risiko tinggi 

    • Mempunyai riwayat PJK atau

    • DM atau

    • Stroke atau

    • Aneurisma aorta abdominal atau

    • DVT

  • Kategori risiko multiple

    • > 2 faktor risiko (lihat kolom faktor risiko)

  • Kategori risiko rendah

    • < 1 faktor risiko (lihat kolom faktor risiko)

Klasifikasi 

EDUKASI

  • Target IMT normal

  • Latihan jasmani → jalan cepat 30 menit/hari

  • Kurus tidak menjamin kolesterol normal, tetap harus menjaga pola makan : hindari junkfood / fastfood / instant food, hindari UPF dan makanan serta minuman manis (sumber masalah trigliserida tinggi adalah konsumsi gula berlebih)

  • Modifikasi diet → hindari lemak jenuh (seperti gorengan, kulit ayam, gajih, makanan bersantan), hindari alkohol

  • Perbanyak sayur dan buah (apel, pir, alpukat, pisang, tomat, jeruk, pepaya)

  • Dianjurkan konsumsi ikan

  • Mitos : kambing penyebab kolesterol tinggi, padahal daging sapi memiliki 3x lebih banyak lemak jenuh dibanding kambing (lemak jenuh per 100 gram yaitu kambing : 0,8gr sedangkan sapi 3gr), yang salah adalah cara masakknya yaitu banyak santan, banyak garam, banyak campuran jeroan, banyak kecap

  • Ketegangan otot leher yang dihubungkan dengan tingginya kolesterol adalah mitos, kondisi leher dan kepala yang tegang dikarenakan kebiasaan posisi yang tidak ergonomis seperti menunduk melihat smartphone, layar laptop, layar komputer, salah posisi tidur (masalah bantal)

TATALAKSANA


  • Fokus utama adalah kadar LDL, dengan target :

    • Kategori risiko tinggi → LDL < 100 mg/dL

    • Kategori risiko multiple → LDL < 130 mg/dL

    • Kategori risiko rendah → LDL < 160 mg/dL

    • Terapi 

      • Atorvastatin tab 1 x 20 mg PO 10 hari (maks 80 mg per hari) → setelah 10 hari → kontrol atau

      • Simvastatin tab 1 x 20 mg PO 10 hari malam hari sebelum tidur (maks 80 mg per hari) → setelah 10 hari → kontrol

    • Evaluasi kadar LDL tiap 3 bulan

  • Jika trigliserid > 500 → fokus ke trigliserid terlebih dahulu, turunkan hingga < 500 agar tidak terjadi pankreatitis, kemudian baru fokus ke LDL 

    • Fenofibrate 1 x 100 mg PO 10 hari (kontraindikasi pada pasien gagal ginjal) → setelah 10 hari → kontrol

Sediaan

Atorvastatin tab 20 mg → potensi tinggi (menurunkan LDL 50%)

Simvastatin kaplet 10 mg, tablet 20 mg

Fenofibrate caps 100 mg, 300 mg


Akses Kalkulator Dosis Pediatri [ Klik Disini ]

Tools Untuk Bantu Kamu Survive Kuliah di FK [Klik Disini]
Note: Only a member of this blog may post a comment.
Contact Us via Whatsapp