REVIEW | |
Definisi | Kumpulan gejala yang ditandai dengan kelemahan hingga kelumpuhan otot dan kehilangan refleks anggota gerak yang sifatnya ascenderen (dimulai dari ekstremitas bawah yang mengalaminya kemudian menjalar ke tubuh bagian atas), hingga dapat mempengaruhi otot-otot pernafasan (berisiko gagal napas hingga kematian). Penyebab SGB sampai saat ini belum diketahui secara pasti, namun sering diawali dengan infeksi saluran nafas (paling sering Epstein Barr Virus) atau saluran pencernaan (paling sering Campylobacter jejuni) 4 minggu sebelumnya. Mekanisme terjadinya SGB coba dijelaskan oleh para ilmuwan, yaitu terjadinya kerusakan saraf perifer yang dimediasi oleh sistem imun (autoimun), misalkan berawal dari C. jejuni yang menginfeksi seseorang, antigen C. jejuni ini kapsulnya menyerupai struktur karbohidrat pada gangliosida neuron, sistem imun tubuh akan mengalami reaksi silang dan menyerang gangliosida yang akhirnya mengakibatkan kerusakan saraf (demielinisasi / rusaknya selubung mielin pada akson) |
Gejala |
|
Tanda |
|
Penunjang |
|
EDUKASI | |
| |
TATALAKSANA | |
Primary Survey (ABCDE)
Tatalaksana Selanjutnya
| |
Sediaan | IVIG 5% |
Akses Kalkulator Dosis Pediatri [ Klik Disini ] | |
Note: Only a member of this blog may post a comment.
