REVIEW |
Definisi | Kondisi produksi serumen yang berlebihan dan membentuk gumpalan dalam liang telinga, penyusun serumen adalah sekret kelenjar sebasea, kelenjar seruminosa, epitel kulit yang terlepas dan partikel debu |
Gejala | |
Tanda |

|
EDUKASI |
 | Hindari membersihkan telinga sendiri dirumah Pembersihan telinga dilakukan oleh Sp.THT minimal 6 bulan sekali Hindari memasukkan air atau apapun ke dalam telinga
|
TATALAKSANA |
| Jika serumen lembek → tidak ada riwayat keluar cairan dari telinga (tidak ada riwayat OMA perforasi maupun OMSK) → irigasi dengan air hangat dalam spuit 50cc → jika serumen tidak juga keluar, coba ulangi kembali irigasinya → serumen semakin tampak maju keluar CAE → jika posisi serumen sudah tidak terlalu dalam dan tampak dengan inspeksi, maka lanjutkan pengambilan serumen dengan serumen hook Jika serumen keras → beri phenol glycerol eardrop 10% 2 dd gtt III AD/AS/ADS selama 3 hari → miringkan kepala agar cairan karbogliserin tetap di dalam telinga (posisi miring beberapa menit) → serumen menjadi lebih lunak → kembali kontrol ke dokter untuk proses ekstraksi serumen Jika serumen terlalu dalam dan ada kontra indikasi untuk irigasi (riwayat perforasi membran timpani, OMA perforasi, OMSK) maka rujuk ke Sp.THT
|
| Akses Kalkulator Dosis Pediatri [ Klik Disini ] |